Langsung ke konten utama

Word Clean Up Day 2022 | Luwu Utara

World CleanUp Day atau Hari Bersih-Bersih Sedunia merupakan aksi sosial global tahunan yang mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk turut membersihkan dan menjaga kebersihan bumi yang bertujuan untuk mengurangi dan mengatasi sampah dari rumah dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga bumi kita dari sampah baik itu sampah organik maupun anorganik serta B3. Aksi ini merupakan acara global terbesar.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 24 September 2022 sampai 25 September 2022.
Titik kumpul : Pelabuhan desa Munte
Titik aksi : Desa Munte , Desa Karondang, Desa Rampoang.

Tujuan dari kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengelola sampah dan menjaga kelestarian lingkungan.

#wcd
#wcdindonesia

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2882755572371747"
     crossorigin="anonymous"></script>

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian, jenis-jenis, manfaat dan tujuan dari literasi

    Didalam kehidupan sehari sudah pasti makna dari kata literasi ini sudah kita aplikasikan tapi kita tidak pernah menyadari bahwa hal tersebut merupakan makna dari kata literasi dan kali ini saya akan membahas mengenai pengertian, jenis-jenis, manfaat dan tujuan dari kata literasi, yuk simak baik-baik yah !!     Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. (Dilansir dari : https://id.m.wikipedia.org)  Adapun jenis-jenis literasi yang paling mendasar yang perlu kita ketahui dan kita miliki itu ada 6 dasar jenis literasi yaitu : 1. Literasi Baca Tulis   Literasi baca tulis adalah Kecakapan untuk memahami Isi teks tertulis, baik yang tersirat maupun tersurat, untuk mengemban...

Penggalangan dana untuk membantu orang tua kita Bapak Baso Amir yang sedang sakit

  IPL LUTRA dan pemuda desa karondang bekerja sama dengan pemerintah desa karondang untuk melakukan kegiatan penggalangan dana untuk orang tua kita Bapak Baso Amir yang sedang dalam kondisi sakit, bapak Baso Amir ini diketahui sedang dalam keadaan sakit dan tinggal disebuah gubuk kecil yang berukuran 3×2 meter yang dimana atapnya banyak yang bocor dan setiap malam kehujanan. Bahkan untuk kebutuhan makanannya bapak Baso Amir ini hanya mengharapkan pemberian dari tetangganya dan terkadang juga hanya memakan nasi dan garam. Namun jikalau tak ada makanan dia hanya menahan laparnya. Untuk itu teman-teman IPL LUTRA berinisiatif untuk melakukan Kegiatan penggalangan dana untuk orang tua kita Bapak Baso Amir di dusun bungatoi (home base) yang sedang dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan bantuan. di desa karondang, kecamatan tana lili, kabupaten Luwu Utara. "Terkadang kita memberi bukan karena kita kaya, tetapi kita tahu rasanya disaat kita tidak punya apa-apa " (IPL LUTRA). ...

sejarah hari kesaktian Pancasila 1 Oktober | 1 Oktober 2022

1 Oktober 2022, dimana seluruh rakyat Indonesia memperingati hari kesaktian Pancasila. Hari Kesaktian Pancasila diperingati untuk mengenang para pahlawan yang gugur dalam aksi G30S PKI pada 30 September 1965 oleh PKI. Korban G30S PKI tersebut terdiri dari 6 perwira tinggi dan 1 perwira menengah TNI AD, di antaranya: Jenderal Ahmad Yani Mayjen R Soeprapto Mayjen MT Haryono Mayjen S Parman Brigjen DI Panjaitan Brigjen Sutoyo Lettu Pierre A Tendean. Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober ditetapkan dalam Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat tanggal 17 September 1966 (Kep 977/9/1966). Menurut surat tersebut, Hari Kesaktian Pancasila awalnya harus diperingati oleh TNI Angkatan Darat. Kemudian, pada tanggal 24 September 1966, Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian mengusulkan agar Hari Kesaktian Pancasila diperingati oleh seluruh jajaran Angkatan Bersenjata. Selanjutnya, Keputusan Nomor (Kep/B/134/1966) tanggal 29 September 1966, Jenderal Soeharto sebagai Menteri me...